Psikologi, Sosial-Budaya, Umum

Miris-nya calon pemimpin bangsa

Coba perhatikan pakaian seragam anak-anak sekolah zaman sekarang. Banyak diantara mereka menganggap bahwa peraturan sekolah mengenai ”pakaian sekola” itu tidak pantas untuk mereka kenakan. Mari kita cek: 1. Atas kemeja putih, kantong berlogo tutwurihandayani, dan lengan kanan ”Nama sekolah”. Banyak yg tidak menggunakan NAMA SEKOLAH atau LOGO TUTWURI HANDAYANI/LOGO OSIS. 2. Celana pria (merah/biru/abu) tdk licin, bagian bawah tdk sempit (pencil) atau lebar(kodoray). Cek, brp banyak siswa yg mengenakan celana model pensil? Dengan jahitan asal2an, tampak compang-camping (menurutku)
3. Rok wanita, tidak diatas lutut, tdk ketat. Masih banyak siswi yg mengenakan rok ketat dan pendek, hingga akhirnya beberapa sekolah memberlakukan rok dengan model remple dan panjang.

Sepertinya harus ada pendidikan mengenai mode yg pantas dan tidak pantas digunakan pada kondisi tertentu dan tenpat tertentu,, spya lebih enak dilihat.. Dan ternyata masih sedikit yg menyadari, bahwa penilaiaan pertama seseorang adalah dari apa yg orang lain kenakan.. memang benar istilah ‘jangan melihat dari cover’ tapi apakah orang lain akan menghargai anda jika anda sendiri tidak menghargai diri anda??

Berpakaian lah yg rapi dan sopan, agar lebih nyaman bergerak dan orang lain enak memandang kita.. ^_^

”be your self” sih OK,, tapi harus tetap ikuti kebenaran dan baikan, tinggalkan keburukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s