Psikologi, Sosial-Budaya

Kenapa PERSEPSI itu tidak selalu persis sama?

Tahukah kau apa itu persepsi?

Persepsi adalah interpretasi terhadap proses pengolahan informasi lebih lanjut dari aktivitas sensasi. Contoh: orang menjadi tahu kalau suara yang didengarnya itu adalah suara musik, mobil, bintang, dll.*

lalu apa itu sensasi?

Sensasi adalah Peristiwa penerimaan informasi oleh indra penerima (senstory reseptors), berlangsung disaat terjadi kontak antara informasi dengan indra penerima.*

nah lho? maksudnya apa toh?

yo cek dulu sensasi. Saat kita mendengar suara barang pecah belah jatuh ke lantai, informasi yang kita dapat hanya suara ledakan (misalnya: prang!!). Perasaan kaget, itulah sensasi.

Setelah itu, kita mulai berfikir,,, “waduch,, suara ledakan apa tuch?” banyak jawaban yang terlintas. Misalnya, “piring pecah” atau “sepertinya mangkuk jatuh” atau “gelas kah?” atau “vas bunga”.

Tahukan? bahwa setelah itu akan terlintas dipikiran kita, baik setelah melihat langsung pecahannya, atau mendengar dari orang lain, maka akan terlintas dipikiran kita hal-hal yang menyebabkan kejadian itu terjadi. Dan itulah persepsi.

Nah,, ternyata persepsi juga beragam berdasarkan indra penerimanya.. ada persepsi visual; konstanitas ukuran; objek atau gambar; bagian; kedalaman; tilikan ruang; gerakan; pendengaran; lokasi pendengaran; perbedaan; pendengaran utama dan latarnya.

wuidih,, banyak nian, y?

coba cek gambar-gambar di note ini..

tentunya sebelum disebutkan bahwa terdapat beberapa makna hanya dari satu gambar. Sama halnya dengan sesuatu yang kita dengar. Saat seorang guru menerangkan pelajaran, tidak semua murid langsung berfikir sama dalam waktu yang sama.

lah? kalau begitu, ada saatnya persepsi itu sama? yupz.. persepsi akan sama saat ada pembuktian yang pasti. Misalnya, saat melihat kolam renang dari atas, tebak-tebakan tak berhadiah, berapakan kedalamannya? 2 meter atau 5 meter atau 3 meter. Persepsi akan sama saat air di kosongkan dan dilakukan pengukuran.

Coba perhatikan orang orang-orang disekitar anda. tahukah apa yang mereka pikirkan dan lakukan? tentu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang mereka lakukan.

Jika hanya kata-kata yang terucap, persepsi akan sulit untuk disamakan. Gabungan dari beberapa panca indra akan lebih mempercepat banyak orang memahami maksud yang sama.

so,, gunakanlah tata bahasa yang baik, benar dan mudah dipahami banyak orang. ^_^

ingatlah,, hati tak sekuat alat indra saat mendengar ucapan lidah yang tajam dan tak senyaman pandangan mata saat seseorang meledek dengan gerakan. Dan berfikir positif, itu membuat hatimu selalu kuat.

*Budiaman, Amin; Hafidz, Dedi; dan Daim. Bahan Belajar Mandiri. E1202/2 SKS/BBM 1-6. Perkembangan Peserta Didik. Edisi Kesatu. 2008. UPI PRESS: Bandung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s